Tahapan Takaran Pemberian Susu Formula untuk Bayi Baru Lahir

Susu Formula untuk Bayi Baru LahirAnda akan memberikan susu formula pada bayi ketika kondisi yang terjadi ASI Anda tidak bisa diberikan secara optimal. Kemudian Anda datang ke toko jual susu bayi dan memilih susu bayi terbaik untuk diberikan kepada bayi Anda. Harapannya untuk membuat kebutuhan bayi terpenuhi dan menyempurnakan tumbuh kembangnya. Berikut takaran susu yang bisa diberikan.

Kenapa Jumlah Takaran Susu Bayi Baru Lahir Harus Ditakar?

Takaran dalam pemberian susu formula terhadap bayi baru lahir harus diperhatikan dengan baik jumlah frekuensinya. Hal ini disebabkan kemampuan bayi dalam mencerna susu formula lebih lama dibandingkan ASI. Sehingga bayi memerlukan susu formula tidak sesering bayi menyusu ASI karena ukuran lambungnya yang kecil, namun secara bertahap akan berkembang.

Bagaimana Tahapan Takaran Pemberian Susu yang Dilakukan?

Di minggu pertama kelahiran bayi bisa menyusu setiap 3 hingga 4 jam sekali. Lalu kemudian satu bulan pertama, bayi akan tidur lebih lama dan Anda harus membangunkannya untuk minum susu. Saat bayi telah melewati masa 1 bulannya maka Anda bisa memberikan takaran lebih kurang 120 ml setiap kali ia menyusu dengan frekuensi waktu setiap 4 jam sekali.

Saat usia bayi Anda telah memasuki usia 6 bulan kapasitas lambung akan mulai membesar. Maka bayi dapat  mengonsumsi 180-240 ml susu formula dengan frekuensi waktu setiap 4-5 jam. Secara umum Anda bisa membagi frekuensi susu kepada bayi dengan mengukur takarannya dari kebutuhan bayi setiap harinya.

Di mana untuk satu bulan pertama, bayi membutuhkan susu sebanyak 90-120 ml susu lalu kemudian seiring pertambahan usia bayi Anda akan membutuhkan kenaikan jumlah takaran susu sebanyak 30 ml per bulan hingga mencapai 210-240 ml setiap kali pemberian susu.

Selanjutnya jumlah takaran kebutuhan susu bayi Anda akan mencapai 960 ml/hari ketika usianya telah lebih dari enam bulan. Kondisi di mana bayi sedang senang melakukan banyak gerakan dan aktivitas. Sehingga Anda akan melakukan jumlah pembelian susu di jual susu bayi menjadi meningkat.

Jika takaran susu telah melebihi batas 960 ml/hari, maka Anda haru mulai membatasi frekuensi minum susunya. Anda bisa mengalihkan perhatiannya bermain atau melakukan berbagai kegiatan yang disenangi bayi Anda. Hal ini untuk menghindari terjadinya obesitas dalam masa perkembangan bayi.

Anda bisa juga menetapkan takaran minum susu pada bayi dengan cara memberikannya setiap kali bayi Anda memintanya dengan cara menangis seperti kala bayi meminta menyusu ASI. Tangisan bayi jelas menandakan bahwa ia sedang merasa lapar.

Sehingga berjalannya waktu, Anda akan menemukan waktu di mana bayi membutuhkan susunya.  Berhentilah memberikan susu jika bayi Anda tak ingin lagi meminumnya karena ia telah merasa kenyang.

Saat melakukan pembelian susu, Anda akan melakukannya dengan saksama di jual susu bayi dengan memperhatikan komposisi kandungan yang dimiliki susu. Selain itu Anda akan memberikan susu pada bayi dengan takaran yang sebaik-baiknya. Dilanjutkan juga dengan memperhatikan kebersihan dari botol susu yang Anda berikan.